Tips Membuat Konten untuk Kebutuhan Marketing Bisnis B2B
Tips Membuat Konten untuk Kebutuhan Marketing Bisnis B2B
Info Bisnis

Kebutuhan pebisnis masa kini adalah bagaimana membangun brand melalui marketing secara online. Terlebih lagi bagaimana secara konsisten mempromosikan produk/jasa melalui portal online seperti media sosial. Citra perusahaan B2B yang terkesan kaku dan underground dapat lebih terhubung secara personal kepada para konsumen melalui marketing online

Sebagai bagian dari sebuah marketing online tentu perlu adanya konten untuk mendukung aktivitas marketing tersebut. Pemasaran melalui dunia maya memang tidak semudah yang dibayangkan, namun masih tetap mungkin untuk dilakukan bahkan untuk industri B2B.

Hal yang perlu ditekankan adalah industri B2B membutuhkan perlakuan yang berbeda dengan industri B2C. Tidak hanya dalam pengembangan konten, namun juga dalam pemilihan platform media sosial perlu diperhatikan.

Berikut ini ada beberapa tips dalam membuat konten untuk kebutuhan marketing bisnis B2B.

Pilih channel media sosial yang tepat

Terkadang tidak semua channel media sosial sesuai dengan semua model bisnis. Contohnya saja B2C, kemungkinan konten B2C akan lebih terlihat oleh audiens ketika menggunakan YouTube dibandingkan podcast melalui Spotify. Contoh lain, B2B akan lebih mudah mendapatkan audiens melalui LinkedIn dibandingkan di Instagram.

Namun bukan berarti konsep pemilihan channel di atas rigid, hanya saja kita perlu melihat traffic  datang dari channel yang sesuai.

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk bisnis B2B adalah melakukan riset audiens. Biasanya Hootsuite atau DailySocial akan membuat laporan tahunan terkait pengguna internet atau bahkan pengguna media sosial. Data tersebut bisa Anda jadikan acuan untuk menentukan channel media sosial mana yang bisa digunakan.

Beberapa contoh media yang bisa diterapkan untuk menyebarkan konten marketing misalnya Email, Podcast, LinkedIn, dan Instagram.

Gunakan bahasa yang profesional

Jika diartikan, bahasa profesional yang dimaksud adalah bahasa yang berisi informasi yang terstruktur, berisi konten yang memahami kondisi kebutuhan klien dan lugas.

Contohnya jika Anda akan membuat sebuah email marketing dengan tujuan menjual produk, maka Anda perlu memperhatikan struktur pembuatan email yang baik.

“Halo Ema,

Apa kabar? Semoga dalam kondisi baik.

Perkenalkan saya Tyas dari Billing Box, sebuah perusahaan billing aggregator yang fokus pada layanan keuangan PPOB untuk mendukung perusahaan fintech Anda.

Sebelumnya kami mengucapkan selamat atas pencapaian 1 juta install untuk aplikasi PayAble. Kami menyadari bahwa perusahaan startup yang semakin berkembang perlu membangun relasi dan kerjasama dengan billing aggregator terpercaya yang memberikan pelayanan kualitas terbaik. 

Permasalahan utama bisnis online payment adalah gangguan dan juga fraud, sehingga kami mencoba hadir dengan solusi terbaik untuk meminimalisir hal tersebut dapat terjadi………….”

Penggalan paragraf di atas adalah contoh penulisan email marketing yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk ke calon klien. Pembuatan konten tidaklah sulit, hanya saja tergantung dengan bagaimana kita merumuskan konten berdasarkan campaign yang sedang berjalan. Perhatikan juga objektif dari pembuatan konten tersebut, apakah untuk promosi produk, atau memberikan promo bulanan. Kuncinya adalah practice makes perfect!

Untuk konten media sosial, Anda dapat membuat konten yang berupa clean image, open data tentang fenomena yang sesuai dengan bisnis Anda, konten offline event, konten engagement dengan memberikan insight baru atau konten yang menjelaskan product/USP bisnis Anda. 

Berikan data sebagai konten penunjang

Data penunjang dapat berupa open data yang menunjukkan sejauh mana impact dari perusahaan, terhadap kehidupan sosial masyarakat. Intinya dengan memberikan data dalam konten marketing akan memperkuat jati diri sebuah brand B2B.

Pemberian data pada konten marketing juga bisa memberikan kesan bahwa bisnis Anda fokus terhadap riset dan aktif dalam memperhatikan pergerakan pasar. Tentu dengan konten yang berisikan data seperti di atas akan menjadikan channel media sosial Anda sebagai source of information dari audiens Anda yang berpotensi mendatangkan traffic.

Tarik masalah 

Di segala bidang industri tentu mempunyai masalah. Ternyata masalah - masalah yang terjadi dalam sebuah bisnis bisa kita jadikan sebuah konten untuk menarik perhatian klien. Untuk industri B2B, Anda perlu dengan cerdik mengakumulasi permasalahan yang mungkin terjadi di perusahaan klien dan coba tuangkan ke dalam sebuah konten marketing.

Memaparkan masalah dan menuangkannya sebagai konten akan memberikan pemahaman bahwa bisnis Anda sangat memahami kebutuhan klien Anda. Hal ini perlu dilakukan secara berkala untuk meningkatkan awareness ke pihak klien/audiens. 

Fokus pada USP

Seperti yang kita ketahui bahwa Unique Selling Point (USP) mempunyai peranan untuk merangkum keunggulan sebuah bisnis. Mengangkat konten dengan tema  USP secara teratur dan reguler tentu akan melekatkan informasi USP tersebut di benak para audiens. 

Berikan Insight Baru

Tips Membuat Konten untuk Kebutuhan Marketing Bisnis B2B

Jika bisnis Anda fokus di bidang B2B, maka memberikan konten yang fokus pada pengembangan bisnis atau pola pikir seorang entrepreneur adalah konten yang tepat.

Salah satu contohnya adalah Iceberg Thinking yang bisa dipublikasikan dalam media sosial bisnis Anda.

Hal - hal di atas adalah beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam membuat konten B2B. Menurut Anda, apakah ada hal lain yang dapat dilakukan untuk membuat konten marketing usaha  B2B? Jika Anda mempunyai informasi tambahan, silakan infokan di kolom komentar.

Billfazz Ranger November 15, 2019 42 views
Related Articles
Strategi Marketing Perusahaan B2B untuk Menjaga Relasi dengan Klien
Strategi Marketing Perusahaan B2B untuk Menjaga Relasi dengan Klien
Untuk lebih memahami strategi marketing perusahaan B2B untuk menjaga relasi dengan klien, berikut ini informasi selengkapnya.
Billfazz Ranger November 14, 2019 87 views
Apa Saja 5 Hal Penting Untuk Mengembangkan Bisnis Pembayaran Online Anda?
Apa Saja 5 Hal Penting Untuk Mengembangkan Bisnis Pembayaran Online Anda?
Bisnis digital seperti bisnis pembayaran online menjadi salah satu usaha yang sedang menjamur saat ini. Menurut situs Marketeers pada tahun […]
Billfazz Ranger November 27, 2019 9 views
Pentingnya Kualitas Layanan Konsumen untuk Bisnis Anda
Pentingnya Kualitas Layanan Konsumen untuk Bisnis Anda
Berikut ini adalah alasan mengapa kita harus menjaga kualitas layanan konsumen untuk bisnis PPOB.
Billfazz Ranger November 14, 2019 27 views